Link News Jambi.KERINCI - Afrizal, warga Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kerinci, mengalami kerugian senilai Rp 300 juta akibat rumah miliknya hangus dilalap api.
Rumah dua tingkat tersebut terbakar pada Kamis (24/4) malam. Api yang cepat membesar tidak memberikan kesempatan kepada warga dan petugas damkar untuk memadamkannya.
"Warga sudah berupaya memadamkan api, namun tidak membuahkan hasil. Rumah akhirnya hangus terbakar," kata warga, yang ikut membantu memadamkan api.
Warga ini menjelaskan, kebakaran yang kesekian kalinya terjadi di wilayah Batang Merangin, tanpa bisa diselamatkan petugas damkar.
"Harusnya ada penambahan mobil damkar di wilayah ini, apalagi lokasinya jauh dari pusat kota," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, Darifus mengiyakan adanya peristiwa kebakaran di Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin.
"Peristiwa kebakaran terjadi malam tadi. Satu unit rumah permanen dua tingkat milik Buya Afrizal hangus terbakar," katanya, Jumat (25/4).
Ia menjelaskan, rumah tersebut dihuni lima jiwa. Saat ini mereka terpaksa mengungsi, lantaran tempat tinggal mereka tidak bisa dihuni lagi. "Kerugian ditaksi mencapai Rp 300 juta," ujarnya.
Ditanya soal penyebab terjadinya kebakaran? Darifus enggan menjawab, karena itu wewenang petugas kepolisian. "Sekarang penyebab terjadinya kebakaran sedang dalam penyelidikan polisi," ujarnya lagi.
Sementara itu, Kapolsek Batang Merangin, AKP Asril mengatakan, anggotanya langsung turun ke lapangan saat kebakaran terjadi. Selain membantu memadamkan api, juga untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran.
"Untuk penyebab kebakaran, sedang didalami petugas. Untuk sementara, tidak ada tanda-tanda kesengajaan dalam peristiwa kebakaran tersebut," pungkasnya. (via)
Baca Juga Artikel Terkait :
-Kantor Dinas Pertanian Bungo Di Libas Si Jago Merah
Diposting oleh
Unknown
|
Sabtu, 26 April 2014 |
15.03



Tidak ada komentar: