Ryan Giggs kali pertama usai ditunjuk sebagai manajer Manchester United

Ryan Giggs kali pertama usai ditunjuk sebagai manajer Manchester United - linknewsjambi.com
Link NEws JAmbi, Bola - Jika mendengar apa yang dikatakan Ryan Giggs kali pertama usai ditunjuk sebagai manajer Manchester United menggantikan David Moyes, kita akan tahu Setan Merah berada di tangan siapa. Giggs dengan jelas menyatakan akan mengembalikan timnya ke gaya khas MU lagi.

Giggs yang merupakan anak emas Sir Alex Ferguson dengan kata lain mengatakan, selama dipegang Moyes, United tak bermain sebagaimana mestinya. Pria asal Wales ini ingin mengembalikan kejayaan United seperti saat masih ditukangi Ferguson.

Dalam pertandingan debutnya sebagai manajer United, Giggs ingin sekali meningkatkan moral Wayne Rooney dan kawan-kawan. Selama ini, moral para pemain Setan Merah cenderung menurun setelah rentetan hasil buruk bersama Moyes.

“Ini waktunya untuk bermain seperti Manchester United lagi. Saya mengatakan kepada para pemain bahwa saya percaya dan tahu kapasitas mereka. Saya juga meminta para pemain tampil di laga nanti dan memberikan sesuatu kepada fans," kata Giggs kepada MUTV.

"Mari tampil menghibur, mencetak banyak gol, lakukan tekel, bermain cepat dan mengatur tempo permainan. Itulah yang para pemain telah lakukan di sesi latihan dan mereka akan menunjukkannya di laga nanti," kata Giggs.

Kemenangan 4-0 diraih atas Norwich City dalam debut Giggs sebagai manajer MU. Dalam kemenangan besar itu, sesungguhnya permainan Setan Merah tak istimewa, tapi yang terlihat jelas ada antusiasme para pemainnya yang melonjak dari sebelumnya.

Dengan formasi 4-4-2, Giggs menurunkan para pemain yang musim lalu amat berperan dalam kesuksesan MU menjadi juara. Pemain-pemain seperti Marouane Fellaini, Juan Mata, Adnan Januzaj tak dijadikan starter dalam pertandingan kontra Norwich.

Mata baru masuk pada menit ke-60, sedangkan Fellaini dan Januzaj tidak masuk dalam skuad yang dibawa untuk laga itu. Namun, berdasarkan statistik, serangan yang dilancarkan MU asuhan Giggs lebih agresif ketimbang besutan Moyes.
Selain meraih 3 poin, MU juga melakukan shoot on target terbanyak sepanjang musim ini. Total MU melakukan 11 kali shoot on target dan ini menjadi yang terbanyak dibanding saat MU melawan tim-tim lain di Premier League.

Giggs Sosok Tepat Penerus Ferguson?

Kalau ada orang yang paling mengetahui seluk-beluk Manchester United, Giggs adalah salah satunya. Dia berada di Manchester United sejak usia 13 tahun, dan adalah Fergie yang menemukan bakatnya sebagai pesepakbola.

Ferguson mendatangi rumah Giggs untuk memintanya bergabung bersama Setan Merah untuk kemudian membuat debut di level senior pada usia 17 tahun. Kedekatan Giggs dengan Ferguson dipercaya bisa membantu United mengarungi sisa musim ini.

Bila United bisa mempertahankan tren positif bersama Giggs, dampaknya sangat besar ketika mereka memulai musim selanjutnya. Siapa pun manajer Setan Merah musim depan, sederet kemenangan dapat menjadi sinyal kebangkitan bagi Michael Carrick dan kawan-kawan.

Semua elemen di kubu United, termasuk suporter, jelas tengah berada dalam atmosfer kebangkitan. Adalah kehadiran sosok Giggs yang menjadi faktor mengembalikan semangat bertanding para pemain United, begitu juga antusiasme fans di Old Trafford.

Aroma Ferguson amat kental dalam United racikan Giggs, kendati pria berusia 40 tahun itu menolak disebut hanya boneka mantan pelatihnya tersebut. Dia mengaku bekerja sendiri, dan hal yang dia dapat dari Ferguson setelah menjabat manajer interim United adalah hanya ucapan selamat dan dukungan.

"Saya punya kesempatan untuk menunjukkan kapasitas menjadi manajer. Fokus saya sementara adalah itu. Memang benar, Ferguson menelepon saya. Tapi, itu sebatas dukungan saja. Saat ini saya sedang fokus untuk memperbaiki MU dalam dua pekan ke depan, bukan lima tahun," jelas dia.

Dukungan untuk Giggs Tetap Besut MU Musim Depan
Nama Louis van Gaal disebut-sebut bakal menjadi manajer Manchester United untuk musim depan, sedangkan Giggs akan diplot sebagai asisten pelatih asal Belanda tersebut. Namun, tak sedikit yang menyuarakan agar Giggs saja yang bertindak penuh sebagai manajer Setan Merah.

Tentu, peluang tersebut masih terbuka, terlebih United tegas membantah belum bersepakat dengan van Gaal. Jika Giggs dapat terus membuat United menang, bukan tak mungkin akan dikontrak permanen sebagai manajer Setan Merah.

Ferguson berada di barisan depan pendukung Giggs untuk terus menukangi United pada musim depan. Apalagi, Giggs juga membawa rekan-rekan angkatan Class of ‘92 di MU seperti Paul Scholes, Nicky Butt, atau Phil Neville, yang sangat mengenal United.

"Saya pikir dia seseorang yang layak menempati posisi itu. Sungguh. Dia punya pengalaman 20 tahun di MU. Dia merasakan pengalaman emosional di sini. Dia juga mengalami pasang surut klub ini. Dia sangat paham apa yang dibutuhkan untuk menjadi pemain MU," kata Ferguson seperti dilansir Soccerway.

Hal senada diutarakan dua punggawa Setan Merah, Wayne Rooney, yang melihat Giggs punya potensi sebagai manajer hebat. Kemenangan besar atas Norwich juga sengaja dipersembahkan oleh Rio Ferdinand dan kawan-kawan untuk memuluskan langkah Giggs sebagai manajer permanen United.

"Giggs mampu bertugas sebagai seorang manajer. Sebagai rekan satu tim dulu, saya melihat potensi itu dan belakangan ini dia sudah dilatih untuk berkecimpung di staf kepelatihan. Kami bisa melihat bagaimana cara dia menangani tim. Saya rasa cukup fantastis dan kami menang,” ucap Rooney. (ir)

Tidak ada komentar:

Copyright © 2014 Link News Jambi