Linknewsjambi.com . KOTA JAMBI - Kantor Kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan bagi masyarakat.
Namun sayangnya, fasilitas yang dibutuhkan masih minim, berkali-kali pihak kelurahan mengusulkan tidak juga terealisasi, meski ada yang di realisasikan namun jumlahnya tidak sesuai dengan kebutuhan.
Salah satu contoh di kelurahan Jelutung, dingkapkan salah seorang staf kelurahan yang enggan disebutkan namanya, untuk usulan pengadaan peralatan kerja sedah sering di layangkan namun tidak ada realisasinya, seperti usulan komputer dan lemari berkas saja tak kunjung di realisasikan. Sementara lemari yang ada sudah tidak memadai lagi, akhirnya berkas-berkas arsip hanya di letakkan di sembarang tempat.
"Sebagai ujung tombak pemerintahan, Kita dituntut memberikan pelayanan prima, sementara fasilitasnya seadanya, belum lagi soal kesejahteraan pegawai" Ujar pegawai kelurahan jelutung.
"Sebagai ujung tombak pemerintahan, Kita dituntut memberikan pelayanan prima, sementara fasilitasnya seadanya, belum lagi soal kesejahteraan pegawai" Ujar pegawai kelurahan jelutung.
Belum lagi masalah sumberdaya manusia, tenaga pegawai masih sangat kurang, di kelurahan Jelutung hanya ada tujuh orang yang terdiri dari lurah, sekretaris lurah dan kasi-kasi.
Kepala daerah dalam hal ini Walikota diharapkan bisa lebih bijak dalam memperhatikan semua instansi, agar pelayanan pemerintahan bisa berjalan optimal.(ags)



Tidak ada komentar: